Sebuah panduan menghindari kormod


UNGKAPAN 
"saltum" atau salah kostum dan "kormod" atau korban mode sering menghinggapi orang-orang yang dianggap tidak fashionable atau tak pernah mengikuti tren busana.

Sebenarnya tak harus rajin mengikuti perkembangan mode, dan membeli busana baru agar tetap dianggap gaul. "Pada dasarnya wanita memiliki potensi untuk tetap terlihat cantik dan percaya diri dengan apapun keadaannya," seperti diungkap Clinton Kelly, pembawa acara TLC's Show dalam sesi wawancara dengan LifeScript.

Setiap wanita memiliki kesempurnaannya masing-masing. Kaki jenjang, senyum manis menggoda, payudara besar atau pantat padat yang dimiliki sebagian wanita terkadang membuat Anda iri luar biasa, pun membuat kepercayaan diri Anda jatuh di titik nadir. Berhenti, jangan dulu membenci apa yang sudah Anda miliki. Gali potensi diri dan cobalah menutupi kekurangan dengan menonjolkan segala kelebihan Anda.

Meski tak pandai bergaya atau pintar memadupadankan busana, sebagai awalan yang bagus, Anda bisa mencoba beberapa hal berikut ini:

1. Menyortir isi lemari

Rapikan isi lemari, dan pilih baju-baju yang masih Anda anggap pantas untuk dikenakan. Jika baju Anda masih berusia sekitar satu tahun, jangan dulu disingkirkan, karena baju-baju ini mungkin akan kembali menjadi tren di masa depan.

Ingat, semua busana yang masih bertahan di lemari pakaian Anda haruslah nyaman saat dikenakan. Jangan memaksa untuk mempertahankan baju sempit hanya karena masih dianggap tren.

Kesalahan umum sebuah tren mode adalah memaksa berbusana yang tidak pas dengan pribadi dan bentuk tubuh. "Wanita bercelana jeans ketat seakan terlihat mendorong pantat besarnya keluar dan hal itu membuat orang-orang yang melihat merasa tidak nyaman". Ingat, kenakanlah pakaian yang nyaman dan cocok dengan kepribadian Anda.

2. Kenali gaya Anda

Sebelum Anda ke toko dan memilih pakaian, Kelly merekomendasikan tiga kata yang menggambarkan seperti apa gaya, warna, dan kain yang cocok untuk Anda. Lalu, aplikasikan tiga hal tersebut pada gaya hidup dan tipe tubuh Anda. Cara ini membuat Anda lebih terencana saat memilih dan memiliki panduan belanja busana yang sesuai kebutuhan Anda.

3. Busana wajib

Sebaiknya belilah busana wajib yang menjadi dasar dalam memadupadankan dengan busana Anda lainnya. Setidaknya ada beberapa potong busana yang wajib Anda miliki:

1. Blazer warna netral
2. Jeans berpotongan lurus (straight-legged jeans)
3. Celana panjang warna gelap 
4. Sepatu berujung lancip (Pointed-toe shoes), berhak datar (flat) atau tinggi (high heels) yang berfungsi memanjangkan garis kaki. 
5. Rok model A-line
6. Berbagai macam camisol, misal sweater rajut (model leher V, untuk membuat garis leher terlihat jenjang, sehingga Anda tampil lebih tinggi dan ramping)
7. Trench coat (mantel panjang selutut, membuat Anda terkesan lebih tinggi)

Gaun berbahan polyester atau microfiber cocok dikenakan wanita berpinggang kecil, untuk menyamarkan payudara atau pinggul, padukan juga dengan sebuah camisol. Bagi Anda yang berperut besar, Kelly merekomendasikan gaun yang menonjolkan dada, pinggang, serta rok A-line untuk menyamarkan perut.

Bagi pekerja wanita, setidaknya Anda harus memiliki satu setelan berpotongan bagus dan sebuah gaun hitam yang bisa dipadupadankan dengan busana lain, misal camisol. Busana yang dipadupadan ini bisa dikenakan di berbagai kesempatan, formal atau semiformal.

Pun, sepatu berpotongan klasik yang sedikit mahal dengan kualitas bagus adalah investasi yang baik sebagai pelengkap busana Anda. Membuat Anda terlihat sempurna dan percaya diri.

4. From runway to everyday

Setelah merapikan susunan busana di lemari Anda, inilah saatnya mengaplikasikan busana tersebut pada penampilan Anda sehari-hari. "Yang terpenting, busana bermotif print harus proporsional dengan ukuran tubuh Anda," ungkap Kelly.

Agar tidak dianggap "kormod", sebaiknya kenakan busana bermotif besar dengan pelengkap aksesoris seperti anting kecil. Hindari anting-anting besar, gelang atau tas besar yang membuat Anda seakan "tenggelam" dengan aksesoris serba besar tersebut.

Jangan terlalu mengikuti pakem busana seperti yang terlihat di berbagai ajang fashion show. "sebuah peragaan busana di atas catwalk adalah bagian dari sebuah seni artistik busana, jadi tak harus mengaplikasikannya persis sama yang dilakukan oleh para desainer itu" jelas Kelly. Justru sebuah peragaan busana bisa menginspirasi Anda untuk menciptakan penampilan yang lebih unik dan berbeda, sesuai dengan kepribadian Anda.

5. Bijak dengan ukuran

Artinya, saat berbusana yang terpenting adalah membangun rasa nyaman, dimana Anda harus memperhatikan ukuran busana yang sesuai dengan tubuh. Lalu, busana apa tepat untuk menyembunyikan timbunan lemak di tubuh? Jawabannya terletak pada busana yang terstruktur.

"Jaket adalah cara terbaik menyamarkan lemak di perut," ungkap Kelly. "Potongan jaket yang tepat dengan garis jahitan yang pas di tubuh, membantu membentuk kurva atau siluet pada tubuh yang terlihat bagai jam pasir" jelasnya.

Kelly menegaskan, sebaiknya Anda membeli pakaian sesuai ukuran. "Jangan menunda membeli baju yang lebih besar ketika Anda mulai terlihat menggemuk," tambah Kelly.  

6. Perlunya makeover

Makeover sangat membantu mengetahui apa yang harus ditutupi dan ditambah dari penampilan Anda. Dengan sedikit usaha dan sentuhan dari ujung rambut hingga ujung kaki, membantu mengubah penampilan Anda terlihat lebih segar dan berbeda.  Jadi, ketika ada kesempatan di "makeover", tak ada salahnya untuk mencoba.

Keep smart ladies

 

Salam gadisbutik.com

sumber  : berbagai artikel di http://www.google.co.id

 


Tips n Trik

0 Komentar

Berikan komentar anda

Copyright © 2018 E-Market - All rights reserved. Power by esoftplay.com